Loading

Senin, 06 Mei 2013

Hubungan antara berat badan lahir dan hipertensi. Sebuah studi antara perawat Denmark

1. Rie Adser Virkus,  
2. Berit Heitmann, Erik Obel,  
3. Thomas Bergholt,
4. Ellen Løkkegaard 

Abstrak

The janin hipotesis asal menunjukkan bahwa berat badan lahir berhubungan dengan beberapa penyakit orang dewasa. Satu hipotesis adalah bahwa berat badan lahir rendah dikaitkan dengan peningkatan risiko hipertensi. Addin RW.CITE {{119 Barker, D.J. 2009}} Dalam penelitian ini kami menganalisis hubungan antara berat badan yang dilaporkan sendiri kelahiran dan risiko hipertensi dengan kontrol perancu rinci, dan modifikasi pada hubungan ini dengan obesitas dan sejarah keluarga beratnya sendiri selama masa kanak-kanak dan remaja. Metode: Pada tahun 1999 studi Cohort Perawat Denmark termasuk 31.642 perempuan berusia 44 tahun atau lebih di antaranya 76% menjawab pertanyaan pada berat lahir, riwayat berat badan, obesitas keluarga disposisi, status sosial ekonomi orang tua dan adanya hipertensi. Hasil: Secara total 14% dilaporkan berat lahir di bawah 3000 g. Rasio bahaya univariat hipertensi bagi mereka yang lahir dengan berat lahir <3000 g adalah 1,24 (95% CI (1,13-1,36)) dibandingkan dengan berat lahir> 3000 g. Hubungan ini tetap stabil setelah penyesuaian untuk pembaur penting, karena gaya hidup, riwayat berat badan dan status sosial ekonomi selama pendidikan. Kesimpulan: Hasil kami mendukung hipotesis bahwa berat badan lahir rendah dikaitkan dengan hipertensi dalam kehidupan dewasa, juga setelah mempertimbangkan beberapa faktor pembaur dan sejarah berat badan di kemudian hari. Selain itu, sejarah berat sebelumnya mungkin memiliki pengaruh pada hubungan antara berat badan lahir dan risiko hipertensi dewasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar